.                               KERJA KERAS, KERJA CERDAS, UTAMAKAN PRIORITAS                                     . .                          APABILA ANDA TIDAK PUAS DENGAN PELAYANAN KAMI, SILAKAN HUBUNGI KONTAK EMAIL : rsud@semarangkota.go.id, TELP : 024-6711500 ext 127, SMS : 0857 9999 4001              .                    SMS CENTER : 0857 - 9999 - 4001                                                        RSUD K.R.M.T. WONGSONEGORO SEMARANG TELAH TERAKREDITASI OLEH KOMITE AKREDITASI RUMAH SAKIT (KARS) VERSI SNARS EDISI 1 DENGAN PREDIKAT PARIPURNA                    SMS CENTER : 0857 - 9999 - 4001                                                                Unduh dan Pasang Aplikasi My RSWN dari Play Store dan manfaatkan banyak manfaat didalamnya                                              

POST PARTUM BLUES

12-03-2020 15:39 WIB
Admin

Artikel oleh Emilia Pramagprihatini, S.Psi., Psikolog.

Post-partum blues (PPB) atau sering juga disebut maternity blues atau baby blues suatu sindroma gangguan efek ringan yang sering tampak dalam minggu petama setelah persalinan dan ditandai dengan gejala-gejala seperti: reaksi deprsi/sedih/disforia, menangis, mudah tersinggung (iritabilitas), cemas, labilitas perasaan, cenderung menyalahkan diri sendiri, gangguan tidur dan gangguan nafsu makan. Gejala-gejala ini muncul setelah persalinan dan pada umumnya akan menghilang dalam waktu antara beberapa jam sampai beberapa hari. Namun pada beberapa kasus gejala-gejala tersebut terus bertahan dan baru menghilang setelah beberapa minggu atau bulan kemudian bahkan dapat berkembang menjadi keadaan yang lebih berat.

Post partum blues dapat terjadi sejak hari pertama pasca persalinan atau pada saat fase taking in, cenderung akan memburuk pada hari ketiga sampai kelima dan berlangsung dalam rentang waktu 14 hari atau dua minggu pasca persalinan. Post partum blues merupakan gangguan suasana hati pasca persalinan yang bisa berdampak pada perkembangan anak karena stres dan sikap ibu yang tidak tulus terus-menerus bisa membuat bayi tumbuh menjadi anak yang mudah menangis, cenderung rewel, pencemas, pemurung dan mudah sakit.

 

Faktor yang berperan terhadap terjadinya postpartum blues, antara lain:

  1. Faktor hormonal yang berhubungan dengan perubahan kadar estrogen
  2. Faktor demografi yaitu umur dan paritas.
  3. Pengalaman dalam proses kehamilan dan persalinan.
  4. Latar belakang psikososial ibu
  5. Takut kehilangan bayinya atau kecewa dengan bayinya.

Ada beberapa hal yang menyebabkan post partum blues, diantaranya

1.         Lingkungan melahirkan yang dirasakan kurang nyaman oleh ibu

2.         Kurangnya dukungan dari keluarga maupun suami

3.         Sejarah keluarga atau pribadi yang mengalami gangguan psikologis.

4.         Hubungan sex yang kurang menyenangkan setelah melahirkan.

5.         Kurangnya dukungan dari suami maupun keluarga.  

6.         Takut tidak menarik lagi bagi suaminya.

7.         Kelelahan, kurang tidur.

8.         Cemas terhadap kemampuan merawat bayinya.

9.         Kekecewaan emosional (hamil,salin).

10.       Rasa sakit pada masa nifas awal

 

Beberapa perubahan sikap tersebut diantaranya, yaitu :

  Ø  sering berganti mood secara cepat

  Ø   tidak sabar

  Ø   Penakut

  Ø   tidak mau makan

  Ø   tidak mau bicara

  Ø   sakit kepala

  Ø   merasa terlalu sensitif dan cemas berlebihan

  Ø   tidak bergairah

  Ø   tidak percaya diri

  Ø   kehilangan minat pada aktivitas sehari-hari

  Ø   tidak mampu berkonsentrasi dan sangat sulit membuat keputusan

  Ø   merasa tidak mempunyai ikatan batin dengan si kecil yang baru saja  dilahirkan

  Ø   merasa tidak menyayangi bayinya

  Ø   insomnia yang berlebihan.

 

 Penanganan pada klien post partum blues pun dapat dilakukan pada diri klien sendiri, diantaranya dengan cara :

  1. Belajar tenang dengan menarik nafas panjang dan meditasi
  2. Tidurlah ketika bayi tidur
  3. Berolahraga ringan
  4. Ikhlas dan tulus dengan peran baru sebagai ibu
  5. Mengurangi perasaan ingin selalu sempurna dalam mengurusi bayi
  6. Bicarakan rasa cemas dan komunikasikan
  7. Bersikap fleksibel
  8. Bergabung dengan kelompok ibu


Pelayanan

Tautan

RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro 2020 © All Rights Reserved.

TOP