.                               KERJA KERAS, KERJA CERDAS, UTAMAKAN PRIORITAS                                     . .                          APABILA ANDA TIDAK PUAS DENGAN PELAYANAN KAMI, SILAKAN HUBUNGI KONTAK EMAIL : rsud@semarangkota.go.id, TELP : 024-6711500 ext 127              .                    SMS CENTER : 0857 - 9999 - 4001                                                        RSUD K.R.M.T. WONGSONEGORO SEMARANG TELAH TERAKREDITASI OLEH KOMITE AKREDITASI RUMAH SAKIT (KARS) DENGAN STANDAR AKREDITASI VERSI 2012 TINGKAT PARIPURNA                   SMS CENTER : 0857 - 9999 - 4001                             RSUD K.R.M.T. WONGSONEGORO SEMARANG TELAH TERAKREDITASI OLEH KOMITE AKREDITASI RUMAH SAKIT (KARS) DENGAN STANDAR AKREDITASI VERSI 2012 TINGKAT PARIPURNA                       SMS CENTER : 0857 - 9999 - 4001                          

Indikator Mutu

PROGRAM PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN

 

Akreditasi merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi mutu pelayanan termasuk pelayanan di rumah sakit. Akreditasi Rumah Sakit dimaksudkan sebagai upaya untuk melindungi pasien dari pelayanan sub standar dan melindungi petugas kesehatan terhadap tuntutan hukum melalui pelayanan yang sesuai dengan standar dan prosedur.

Merujuk dari Misi Misi Rumah Sakit Kota Semarang menjadi rumah sakit kepercayaan publik di Jawa Tengah yang berkaitan dengan peningkatan mutu dan keselamatan pasien yaitu meningkatkan pelayanan kesehatan paripurna sesuai kebutuhan pasien dan keluarga secara professional maka RSUD Kota Semarang menjalankan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang sesuai dengan standar akreditasi KARS Versi 2012. Prinsip dasar upaya peningkatan mutu pelayanan adalah pemilihan aspek yang akan ditingkatkan dengan menetapkan indikator, kriteria serta standar yang digunakan untuk mengukur mutu pelayanan rumah sakit. Program peningkatan mutu dan keselamatan pasien RSUD Kota Semarang  pada tahun 2016 menetapkan indikator rumah sakit yang sesuai dengan standar peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP) dari KARS Versi 2012. Berdasarkan standar PMKP 3, ditetapkan indikator mutu rumah sakit sebagai berikut : 10 indikator area klinik, 9 indikator area manajemen, 6 indikator sasaran keselamatan pasien dan 5 indikator yang dipilih dari JCI’s Library Of Measure. Indikator mutu yang akan diimplementasi di rumah sakit meliputi kegiatan penyusunan indikator mutu, sosialisasi, uji coba, implementasi, validasi, analisa, pencatatan dan pelaporan, benchmarking, publikasi, monitoring, evaluasi, pelaporan ke direksi dan pemerintah. Sebelum data dipublikasi dilakukan validasi data untuk menentukan data yang dipublikasi adalah valid. Indikator mutu kunci yang digunakan di RSUD Kota Semarang adalah sebagai berikut:

Indikator Mutu Utama

  1. Indikator Mutu Area Klinis

No

Area indikator

Judul indikator mutu

1

Assesmen pasien

  • Kelengkapan pengisian assesmen awal medis

2

Pelayanan laboratorium

  • Waktu tunggu hasil pemeriksaan laboratorium

3

Pelayanan radiologi dan diagnostic imaging

  • Waktu tunggu hasil pelayanan thorax foto

4

Prosedur bedah

  • Kepatuhan pelaksanaan time out

5

Penggunaan antibiotika dan obat lainnya

  • Kepatuhan penulisan resep sesuai formularium

6

Kesalahan medikasi (medication error) dan knc mpo

  • Kejadian kesalahan pada pemberian obat oleh petugas

7

Penggunaan anestesi dan sedasi

  • Kelengkapan dokumen assesmen pra anestesi pada pasien yang akan dilakukan operasi elektif

8

Penggunaan darah dan produk darah

  • Kejadian reaksi transfuse

9

Ketersediaan, isi dan penggunaan rm pasien

  • Kelengkapan informed consent setelah mendapatkan informasi yang jelas

10

PPI, surveilans dan pelaporan

  • Infeksi luka operasi (ILO) bersih
  1. Indikator Mutu Area Manajemen

No

Area indikator

Judul indikator mutu

1

Pengadaan rutin peralatan kesehatan dan obat penting untuk memenuhi kebutuhan pasien

  • Pemenuhan permintaan obat dan BHP sesuai kebutuhan pasien

2

Pelaporan aktivitas yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan

  • Pelaporan indikator ponek kurang dari  tanggal 10 tiap bulannya

3

Manajemen risiko

  • Kejadian pulang paksa

4

Manajemen penggunaan sumber daya

  • Pelaporan kalibrasi peralatan medis seluruh unit rumah sakit

5

Harapan dan kepuasan pasien dan keluarga

  • Kepuasan pasien rawat inap

6

Harapan dan kepuasan staf

  • Tingkat kepuasan perawat / bidan

7

Demografi pasien dan diagnosisklinis

  • Kejadian kematian ibu karena kehamilan dan persalinan

8

Manajemen keuangan

  • Ketepatan waktu penyusunan laporan keuangan

9

Pencegahan dan pengendalian dari kejadian yang dapat menimbulkan masalah bagi keselamatan pasien, keluarga pasien dan staf

  • Tersedianya APD (alat pelindung diri)

 

 

  1. Indikator mutu area sasaran keselamatan pasien

No

Area indikator

Judul indikator mutu

1

Ketepatan identifikasi pasien

  • Pemasangan gelang identitas

2

Peningkatan komunikasi yang efektif

  • Kepatuhan pelaksanaan TBK

3

Peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai

  • Angka kepatuhan pemberian label (labeling) obat ham di rawat inap

4

Kepastian tepat lokasi, tepat prosedur, tepat pasien operasi

  • Pelaksanaan site marking pasien operasi elektif di ruang rawat inap

5

Pengurangan infeksi terkait pelayanan kesehatan

  • Kepatuhan kebersihan tangan/ hand hygiene oleh petugas

6

Pengurangan risiko jatuh

  • Kejadian pasien jatuh
  1. Indikator Mutu JCI Library Of Measure

No

Nama Pengukuran

Judul indikator mutu

1

Pemberian aspirin saat kedatangan (I-AMI-1)

  • aspirin yang diterima pasien yang mengalami AMI dalam waktu 24 jam sejak pasien tiba di RS

2

Pemberian aspirin saat pulang (I-AMI-2)

  • aspirin yang diberikan pada saat pasien yang mengalami AMI meninggalkan RS

3

Sectio Caesaria (I-PC-2)

  • wanita nullipara dengan janin tunggal cukup bulan dengan presentasi vertex dilahirkan dengan sectio caesaria

4

ASI Eklusif (I-PC-5)

  • ASI eklusif selama bayi baru lahir saat dirawat inap

5

Edukasi Stroke (I-STK-8)

  1. Pasien dengan stroke iskemik atau haemorargie, atau perawat yang melakukan home care (caretaken) pasien tersebut dirumah diberikan edukasi mengenai semua hal berikut :
  2. dapat menghubungi RS/ Instalasi kesehatan pada keadaan kegawatdaruratan medis (jika tersedia di daerah setempat)
  3. perlunya follow-up setelah meninggalkan RS
  4. obat-obatan yang diberikan saat meninggalkan RS

 

Pencatatan dan pelaporan indikator mutu dilaksanakan tiap bulan oleh unit yang terkait dan dianalisa tiap 3 bulan, proses tersebut dilakukan melalui monitoring indikator mutu yaitu proses analisis, penilaian dan pengumpulan informasi secara sistematis dan kontinyu terhadap indikator mutu sehingga dapat mengidentifikasi persoalan, dapat mengetahui yang dikerjakan telah berhasil atau belum dan dijadikan koreksi untuk penyempurnaan indikator mutu selanjutnya. Hasil pengukuran lebih tinggi atau lebih rendah dari target diterima dan  sebagai dikomunikasikan upaya perbaikan.

RSUD Kota Semarang selalu mengupayakan pelayanan yang professional kepada pasien. melalui maklumat pelayanan di deklarasikan bahwa direksi beserta seluruh staf RSUD Kota Semarang menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan dengan penuh rasa tanggung jawab yang berorientasi peyanan prima sesuai dengan standar pelayanan publik.

Pelayanan

Tautan

RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro 2017 © All Rights Reserved.

TOP