.                               KERJA KERAS, KERJA CERDAS, UTAMAKAN PRIORITAS                                     . .                          APABILA ANDA TIDAK PUAS DENGAN PELAYANAN KAMI, SILAKAN HUBUNGI KONTAK EMAIL : rsud@semarangkota.go.id, TELP : 024-6711500 ext 127              .                    SMS CENTER : 0857 - 9999 - 4001                                                        RSUD K.R.M.T. WONGSONEGORO SEMARANG TELAH TERAKREDITASI OLEH KOMITE AKREDITASI RUMAH SAKIT (KARS) DENGAN STANDAR AKREDITASI VERSI 2012 TINGKAT PARIPURNA                   SMS CENTER : 0857 - 9999 - 4001                             RSUD K.R.M.T. WONGSONEGORO SEMARANG TELAH TERAKREDITASI OLEH KOMITE AKREDITASI RUMAH SAKIT (KARS) DENGAN STANDAR AKREDITASI VERSI 2012 TINGKAT PARIPURNA                       SMS CENTER : 0857 - 9999 - 4001                          

Sejarah RSUD Kota Semarang

 

Tahun 1990

  • Berdirinya RSUD Kota Semarang dirintis oleh dr. H. Iman Soebekti, MPH pada awal tahun 1990. Pengoperasian RSUD Kota Semarang diresmikan oleh Wali Kota Semarang waktu itu yaitu Bapak Iman Soeparto Tjakrayuda, SH

  • Keputusan wali kota Kepala Daerah Tingkat II Semarang No. 445/2063 Tahun 1990 tentang Penyelenggaraan dan Penetapan Tarif Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit Umum Kota Madya Daerah Tingkat II Semarang

  • Keputusan Wali Kota Madya Kepala Daerah Tingkat II Semarang No. 445 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Kota Madya Daerah Tingkat II Semarang

  • Pengoperasian RS dimulai lewat peresmian oleh Pembantu wali kota semarang, Iman Soeparto Tjakrajuda, SH, berdasarkan SK tentang kelahiran RSUD kota Semarang yang dibuat oleh Walikota Soetrisno Suharto pada tanggal 17 Desember 1990

  • Fasilitas pelayanan yang tersedia adalah Gedung Poliklinik, UGD, Laboratorium, Dapur, dan dilayani oleh 28 orang pegawai

Tahun 1993

  • Pembangunan Instalasi Bedah Sentral, Gedung Radiologi, dan Gedung Perawatan III, hingga mencapi 80 TT

Tahun 1994

  • Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1183/Menkes/SK/XI/1994 tentang Penetapan Kelas 41 Rumah Sakit Daerah sebagai Rumah Sakit Umum Kelas D
  • Peningkatan fasilitas Gedung perawatan IV, Gedung Laundry, Kamar Jenazah dan Generator Set
  • Pembangunan Masjid melalui bantuan Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila

Tahun 1995

  • Tarif RS berdasar Perda Kotamadya Dati II No 1 Tahun 1995 tanggal 10 Maret 1995
  • Jumlah tennaga 197 orang, terdiri dari 9  dokter spesialis, 2 apoteker , 50 tenaga perawat, 36 tenaga non perawat, 36 orang tenga teknis dan administrasi, 46 TPHL

Tahun 1996

  • Berdasarkan SK Menkes Nomor 536/Menkes/SK/VI/1996 meningkat menjadi Kelas C

Tahun 1997

  • Pembangunan IPAL atas bantaun Austria

Tahun 1998

  • Akreditasi 5 pelayanan diperoleh pada tanggal 30 April 1998

Tahun 2002

  • Pada tanggal 14 Agustus 2002 berhasil mendapatkan akreditasi 12 pelayanan

Tahun 2003

  • Peningkatan status Kelas C menjadi Kelas B berdasarkan SK Menkes Nomo 194/Menkes/SK/II/2003.

Tahun 2006

  • Penataan pengelolaan SOTK yang tertuang dalam Perda Nomo 3 Tahun 2006 tentang Pembentukan SOTK RS Kelas

Tahun 2007

  • Menjadi badan layanan publik berdasarkan SK Walikota Nomor 445/0174/2007 tanggal 18 Juni 2007. Dengan status tersebut , RS dituntut makin mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
  • Pengembangan IBS dari 2 OK menjadi 6 OK
  • Peningkatan kapasitas rawat inap, dari 150 TT menjadi 230 TT

Tahun 2013 

  • Berhasil menyelesaikan pengembangan Gedung Instalasi Laboratorium

Tahun 2014

  • Meresmikan Gedung Instalasi Rawat Inap 4 lantai, yang selanjutnya dinamakan Ruang Nakula 1, Nakula 2, Nakula 3 dan Nakula 4
  • Menyelesaikan pembangunan Gedung Instalasi Rehabilitasi Medik beserta peningkatan fasilitas alat kesehatan didalamnya.

Tahun 2015

  • Berhasil menyelesaikan pembangunan Gedung Jantung Paru, 2 lantai, dan selanjutnya dinamakan Ruang Arjuna 1 dan 2

 

Tahun 2016

  • Meraih Sertifikat Akreditasi KARS versi 2012 dengan predikat LULUS PARIPURNA

 

 

MAKSUD DAN TUJUAN

  1. Maksud Rumah Sakit menjadi Badan Layanan Umum adalah agar di dalam pelayanan kesehatan dapat lebih fleksibel dalam mengelola sumber daya pelaksanaan tugas operasional public dan pengelolaan keuangan.

  2. Tujuan Rumah Sakit adalah :

    1. Timbulnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang diberikan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Kota Semarang.

    2. Menghilangkan Image Masyarakat bahwa rumah sakit pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan selalu lambat, berbelit-belit dan kotor.

    3. Terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas sehingga pelayanan kesehatan dan administrasi dapat dilaksanakan dengan cepat dan akurat.

    4. Terwujudnya pegawai yang sejahtera secara proposional dengan didukung pegawai yang berdedikasi dan disiplin tinggi.

    5. Terwujudnya pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah Kota Semarang dengan standar Rumah Sakit kelas B.

    6. Terpenuhinya peralatan kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Semarang yang bertekhnologi tinggi dengan standar Rumah Sakit kelas B.

 

 

DIREKTUR RSUD KOTA SEMARANG

Dari Masa ke Masa

 

 

 

PENCAPAIAN PEMBANGUNAN FISIK

 

 

 

 

 

 

 

Tahun 2009 Pembangunan Gedung Perinatologi

Tahun 2009 Pembangunan Gedung Gudang

Tahun 2013 Pengembangan Gedung Laboratorium

Laboratorium

Tahun 2014 Pembanguna Gedung Kelas 3

Tahun 2015 Pembangunan Gedung Jantung Paru

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

    

 

 

  

 

 

  

 


            

Pelayanan

Tautan

RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro 2017 © All Rights Reserved.

TOP